Rino Sang Penyair Cinta

Rino Sang Penyair Cinta
Berimanjinasi Berkarya Kata"

Senin, 15 Oktober 2012

CERITA AKHIR DARI KISAHKU DENGAN'NYA .....

Kau nyata hadir bukan hanya sekedar bayangan maya
Tapi nyata kurasakan hembusan nafasmu yang memburu
Kala jemari tanganku menggegam jemari lentik tanganmu
Masih hangat kurasakan sentuhan tapak tanganmu ditapak ini
Handuk hijau bergambar whini the phoh masih kupakai meski
Sudah puudar dari warna aslinya kehijauan melambangkan
Kedamaian jiwa kita saat masih bersama walaupun hanya tiga hari...

Apa yang harus kukatakan disini tabukah...!!!tapi itu terjadi
Hanya penyesalan diri yang datang ingin hilangkan beban jiwa
Yang selama ini hantui pikiran dan rasa di palung sanubariku
Kamu pergi begitu saja setelah kau korbankan segalanya padaku
Kehormatanmu kebahagianmu perhatiamu tanpa keterpaksaan darimu
Kamu hanya ingin agar aku yang ucapkan kata " kita berpisah "
Karena kamu ingin aku yang memutuskan hubungan ini,bukan kamu
Yang ingin putuskan hubungan kita yang telah jauh melangkah...

Masih samar dan dalam bayangan dimana saat aku jumpaimu dikampungmu
Dan terima kasih kamu percaya dan masih mau menerima kedatanganku
Hingga akhirnya kamu datang ke jakarta,tiga hari temani aku dijakarta
karena kamu lagi liburan dari perusahaan kamu bekerja di Purbalingga
Terima kasih atas segala pengorban'an kamu yang hingga kini aku
Tak bisa membalasnya,padahal kamu tahu saat itu aku beristri
Walaupun aku sudah bercerita padamu,aku sudah beristri hanya saja
Saat ini aku lagi ada masalah ibarat kapal yang akan karam dilautan...

Aku akan usahakan sebisa mungkin bisa menjumpaimu hanya ingin melihat
Langsung keada'an kamu yang sekian tahun menghilang tanpa kabar apapun
Masih ada sebuah handuk hijau yang kamu tinggalkan untukku dijakarta
Entah kapan ataupun suatu saat nanti apa yang rasa hati ini inginkan
Untuk melihatmu meskipun mungkin kamu sudah bersuami akan terwujudkan
Dan aku hanya ingin mengatakan betapa sengsaranya dalam palung hatiku
Yang hanya aku rasakan bukan orang lain juga bukan pada istriku...

Sungguh kamu menyiksa bathin ini yang hanya bisa meneteskan air mata
Bila ingatan dan kenangan hadirkan sosok bayanganmu itu nyata dan aku
Bukan lan seorang laki laki yang cengeng tapi itu beban yang sekian
Lama nya ada dalam palung sanubari dan bathin ini karena kepergianmu
Dan kamu bilang semua itu kamu lakukan demi kehormatan keluargamu
Tapi meski dengan itu kamu menyiksa diri setelah segalanya ada padaku
Apakah suatu kesalahan atau dosa besar jika statusku waktu itu menduda....!!!!

Mohon maaf pembaca bloggerku yang setia,ini kisah nyata yaang aku alami
Dan semuanya telah meringankan sedikit beban bathin ku pada dia seorang
Gadis dari sebuah kota kecil Purbalingga,karena aku sudah ungkapankan
Segala kisah kasih kesah ku dengan gadis yang pernah mengisi hari"ku
Memory kehidupanku dan semoga saja (andaikan) dia membaca kisahku ini
Aku sudah tak ada rahasia yang kusimpan di hati dan bathinku,ini sesuatu...


Mangga Dua ~ Kota 15 Oktober 2012
Buat SAPTA INDRI WIATY
Semoga kamu menemukan kebahagian
Dan kedamaian dimanapun kau berada





Tidak ada komentar:

Posting Komentar