Rino Sang Penyair Cinta

Rino Sang Penyair Cinta
Berimanjinasi Berkarya Kata"

Senin, 03 September 2012

SANG PUJANGGA TANPA CINTA ( BLAY )


Angin berhembus kala itu
Di saat mentari datang membelai
Cinta pergi kala itu
Di saat hati ingin di belai..

Burung-burung bersotak dengan riang
Walau hujan turun dengan deras
Haruskah aku seperti burung
Bersorak walau topan datang sekalipun
Namun aku tak bisa seperti dia...

Wahai kau burung
Pernahkah kau seperti aku
Merindu yang tak terlepaskan
Menangis yang tak ada henti
Meraung sampai kehilangan suara...

Terluka tanpa terobati
Kesepian tanpa ada yang menemani
Andai kau merasakan
Apa yang akan kau lakukakan...

Hati ini cukup lama terluka
Berbagai obat telah ku coba
Namun luka ini masih saja tetap ngilu
Bahkan menusuk hingga ke jantung ku...

Luka ini akan melebar
Higga titik penghabisan
Bila luka ini tlah sampai pada titik penghabisan
Maka jiwa ini kan mati dan luka inipun kan hilang
Tanpa membekas...

Namun hingga kini masih serasa
Banyanganmu yang selalu menghantui ku
Tak tahu harus bagaimana mengusirnya...

Namun saat ini aku berusaha tuk menghapusnya
Ku awali langkah dengan semangat dan hanya
Berharap kenangan itu dapat terlupa…..

Bukan maksud tuk melupakan namun
Aku tak ingin hidup dihantui bayangan saat-saat itu….

Ku ingin bangkit
Bangkit dari keterpurukan itu
Ku  yakin belum terlambat…


Tidak ada komentar:

Posting Komentar